Banyuwangi

Bobol Rumah 11 Kali dan Curi Perhiasan, Anak 14 Tahun Ditangkap Satreskrim Banyuwangi

pencurian banyuwangiSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), berhasil mengungkap kasus pencurian barang berharga di kawasan Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Selasa (3/12/2019) pagi. Pelakunya ternyata anak berusia 14 tahun, berinisial MPA.

Meski masih di bawah umur, pelaku telah punya banyak pengalaman. Dari pengakuan kepada polisi, siswa kelas 2 SMP ini sudah melakukan pencurian di 11 rumah selama enam bulan terakhir.

Dalam aksinya, MPA selalu menyatroni rumah kosong yang ditinggal pemiliknya bekerja dengan cara membobol jendela dan pintu pada siang hari. MPA biasanya menggondol barang yang mudah dibawa dan dijual, seperti uang, perhiasan, telepon seluler (ponsel), dan barang berharga lainnya. Nilai barang-barang yang berhasil digondolnya mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara menjelaskan, aksinya terbongkar setelah salah satu korban yang mengenali wajah pelaku dari CCTV yang dipasang di atas pintu rumahnya di Kecamatan Muncar. Korban langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Muncar.

“Kasus ini diungkap pada 26 November lalu di Kecamatan Muncar karena pemilik rumah mengetahui pelaku dari rekaman CCTV. Pelaku masuk ke rumah kosong yang ditinggal kerja pemiliknya, lalu masuk ke kamar dan mengambil perhiasan,” ujar AKBP Arman di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (3/12/2019).

Petugas Polsek Muncar kemudian mengamankan MPA. Dari pemeriksaan, MPA mengakui perbuatannya. Bahkan, tersangka mengaku telah membobol sebelas rumah pada enam bulan terakhir dengan membawa kabur perhiasan dan barang berharga lainnya yang ditaksir bernilai ratusan juta rupiah.

“Tersangka mengakui sudah beraksi di 11 TKP, sementara baru dua TKP yang kami tangani,” katanya.

Selain menangkap MPA, polisi juga mengamankan barang bukti berupa perhiasan emas berupa kalung, gelang, dan cincin. Polisi juga menyita barang bukti ponsel dan jam tangan.

Kapolres mengatakan, MPA kini mendekam di sel tahanan Polresta Banyuwangi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MPA dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP dan Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.