Berita Polres

Edarkan Uang Palsu, Seorang Kakek Kembali Ditangkap Satreskrim Malang

upal malangMinto, asal Rembang, Jawa Tengah, kembali ditangkap karena persoalan uang palsu (upal). Pada 2012 lalu, Minto pernah berurusan dengan polisi atas kasus yang sama. Dia divonis hukuman 3,5 tahun penjara.

Minto ditangkap di sekitaran SPBU wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, beberapa hari lalu. Upal senilai Rp 20,8 juta ditemukan tersimpan dalam jok motor tersangka. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Minto digelandang ke Polres Malang.

“Tersangka adalah residivis dengan kasus yang sama pada 2012 lalu. Dari tangan tersangka kami mengamankan upal sebanyak Rp 20,8 juta dengan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu,” kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo kepada wartawan di Mapolres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Senin (18/11/2019).

Dalam penyidikan, Minto mengaku mendapatkan upal dari rekannya di Bekasi, Jawa Barat. Sebelumnya, Minto mengirim uang senilai Rp 5 juta, untuk menerima upal sebesar Rp 21 juta.

Selain lembaran upal senilai Rp 20,8 juta. Polisi juga menyita alat ultraviolet atau pendeteksi uang dari tangan kakek 64 tahun tersebut.

Andaru menambahkan, barang bukti upal yang disita, sangat jelas terlihat sebagai uang palsu. Mulai dari warna yang buram beserta nomor seri yang sama.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih teliti dalam bertransaksi, agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu. Atas perbuatannya, Minto terancam hukuman 10 tahun penjara.

Kategori:Berita Polres, Malang

Tagged as: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.