Batu

Perkosa Gadis 16 Tahun, Pemuda Asal Malang Ditangkap Satreskrim Polres Batu

perkosaan batuSeorang pemuda ditangkap karena memperkosa gadis di bawah umur yang dikenalnya dari Facebook. Pemuda ini melampiaskan nafsu birahinya di sebuah vila di Batu.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama mengatakan, tersangka yakni YR (18) warga Poncokusumo, Kabupaten Malang. Sedangkan korban berusia 16 tahun. Menurutnya, YR mengaku kenal dengan korban dari Facebook pada September lalu.

Perkenalan itu kemudian berlanjut, keduanya sering berkomunikasi melalui WhatsApp (WA). Tersangka lalu mengajak korban bertemu pada 24 Oktober lalu.

“Tersangka kenal korban dari Facebook, keduanya kemudian sering chatting via WhatsApp. Sampai kemudian tersangka mengajak korban pergi keluar dengan menjemput di rumahnya,” ujar Harvi saat konferensi pers di mapolres, Jalan A.P. III Katjoeng Permadi, Kota Batu, Senin (11/11/2019).

Di balik upaya mengajak korban pergi jalan-jalan, tersangka memiliki niat tidak baik. Dengan menebar janji manis, tersangka kemudian membawa korban ke sebuah vila di Songgoriti, Kota Batu.

“Dengan bujuk rayu dan menjanjikan serius dalam menjalin hubungan. Tersangka memperkosa korban di vila Songgoriti yang disewanya itu. Pengakuan korban diperkosa sebanyak dua kali,” terang Harvi.

Korban akhirnya bercerita kepada orang tuanya mengenai apa yang ia alami. Keluarga korban memilih untuk melapor ke polisi.

Saat ditanya alasan membawa korban ke vila Songgoriti, tersangka mengaku telah merencanakannya. Yakni setelah mendapatkan informasi vila Songgoriti bisa menjadi tempat asyik untuk berpacaran.

“Lokasi atau vila, disampaikan tersangka dapat informasi dari teman dan media sosial. Satu malam, vila disewa sebesar Rp 70 ribu,” beber Harvi sambil menirukan jawaban tersangka saat dihadirkan dalam konferensi pers.

Ke depan, pihaknya telah memaksimalkan fungsi Binmas dan polsek setempat, untuk menggiatkan sosialisasi kepada pengelola vila. Agar kejadian serupa tak terulang lagi.

“Kami akan sosialisasikan terus, agar peristiwa serupa tidak terulang. Pemilik atau pengelola vila harus bisa memastikan identitas orang-orang yang menyewa,” tegas Harvi.

Tersangka dijerat Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.