Banyuwangi

Curi Uang dan Perhiasan Untuk Modal Nikah, Pemuda ini Diringkus Satreskrim Banyuwangi

pencurian banyuwangiMAQ (25) mengaku terobsesi dengan kemewahan pesta pernikahan. Namun, pemuda dari Kecamatan Kabat, Banyuwangi ini mengambil jalan pintas dengan mencuri uang dan perhiasan senilai ratusan juta rupiah.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan jumlah uang dan perhiasan yang sempat dicuri itu mencapai Rp 480 juta dari rumah korban, Sugeng Prayogo (68), warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tamanbaru.

“Pelaku dalam tindak pencurian dengan pemberatan ini ada dua, salah satu diantaranya MAQ mantan karyawan korban,” kata AKBP Taufik, Kamis (8/8/2019).

Dengan dibantu temannya, DS (30) warga Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, lanjutnya, kedua pelaku mencuri uang senilai Rp 380 juta, jam tangan Rolex, perhiasan emas, dan kamera. Dengan total sekitar Rp 480 jutaan.

“Pelaku ini tahu betul seluk-beluk rumah milik korban. Dia masuk ke rumah tersebut melalui genteng dan menjebol plafon menggunakan linggis,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku MAQ, mengaku bahwa alasannya melakukan pencurian karena terbentur dengan biaya pernikahan yang akan dilaksanakannya.

Pemuda 25 tahun ini mengaku terobsesi untuk menyelenggarakan pesta pernikahan yang mewah. Untuk membahagiakan tunangannya.

Sementara itu, rekannya, BS, mengaku hanya membantu temannya, MAQ, yang hendak melangsungkan pernikahan.

Bahkan, Kapolres menambahkan, jika sebagian uang hasil dari pencurian itu telah ditransfer kepada tunangan MAQ.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.