Berita Polres

Aniaya Supir Truk, 6 Oknum Bonek Ditetapkan Tersangka Oleh Satreskrim Madiun

bonek madiunKasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu (9/7/2019) lalu. Mereka mengaku berangkat dari Surabaya dan hendak menuju Sleman, Yogyakarta. 6 pemuda yang memakai kaos bonek itu menumpang truk yang disopiri korban.

“Saat itu, ada sekitar 21 orang yang kami amankan,” kata AKP Bintoro, Kamis (18/7/2019).

AKP Bintoro menambahkan, saat para pemuda itu sampai Jalan Raya Madiun-Surabaya, tepatnya di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, mereka menumpang truk tronton yang disopiri Puguh Triawan (34), warga Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

“Sopir menghentikan laju truknya, karena mereka semua menumpang,” tambahnya.

Saat truk berhenti mendadak, salah satu pemuda berinisial DR terjatuh. Hal itu yang kemudian membuat 20 pemuda lainnya marah dan memukuli truk serta sopir.

“Sopir mengalami luka-luka dan melapor ke Polsek Caruban. Kemudian ditindaklanjuti dengan melibatkan anggota kami,” jelasnya.

Setelah sampai di lokasi kejadian, tim gabungan ini menangkap 21 pemuda yang masih bertahan di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah pemeriksaan intensif, hanya 6 yang terbukti melakukan pengeroyokan. Selain mengeroyok, salah satu dari mereka mengambil HP milik sopir truk,” beber AKP Bintoro.

Berikut enam Bonek yang ditetapkan sebagi tersangka:

  1. Dimas Ranadhani (20), warga Kapasari Pedukuhan Gang IV No 4, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya
  2. Andri Purnomo (32), warga Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Jombang
  3.  MAF (18), warga Jalan Setro Baru Utara Gang 15, Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya
  4. Mohammad Samian (23) warga Jalan Kalidami Gang 9, Kelurahan Mojo , Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.
  5. Slamet Indra Wahyudi (23) warga Dusun Gading Karya Gang 5 Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.
  6. Baskara Kristian Adiyaba (23) warga , Jalan Setro Baru Utara Gang 1, Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Mereka sudah ditahan di Mapolres Madiun dan dijerat Pasal 170 ayat 1 dan 2 tentang tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap orang atau barang, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.