Berita Polres

2 Polisi Gadungan Diringkus Polsek Ujung Pangkah Gresik

gresik polisi gadunganDua polisi gadungan telah melakukan tindak kekerasan. Selain itu,mereka juga melakukan pencabulan dan memiliki senjata api tanpa izin.

Kedua pelaku adalah M Al Maghrobi (20) dan M Fahni Fahrozi (31). Al merupakan warga Dusun Sumber Suci, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Sedangkan Fahni warga Dusun Krajan 2, Desa Pangkahwetan Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Kanit Reskrim Polsek Ujung Pangkah Bripka Yudi Setiawan mengatakan dua pelaku dilaporkan korban atas tindakan pemerasan dan pencabulan terhadap korban yang masih di bawah umur.

“Dalam aksinya korban menyaru sebagai anggota polisi. Sasarannya adalah orang yang sedang pacaran,” kata Yudi, Senin (4/3/2019).

Yudi kemudian menjelaskan kornologi kejahatan yang dilakukan Al dan Fahni. Pada Jumat (1/3) kedua korban berboncengan hendak berpacaran di kawasan PT Indosat yang berada di Desa Banyu Urip, Ujung Pangkah, Gresik. Keduanya kemudian berhenti di dekat sebuah gudang untuk mencari lokasi berpacaran. Tiba-tiba Al dan Fahni menghampiri dengan mengendarai motor Suzuki Satria FU bernopol W 4935 AY.

Korban yang merasa ketakutan kemudian dipaksa menyerahkan uang Rp 1 juta. Korban diancam akan dibawa ke Polsek Ujung Pangkah dan diserahkan pada orangtua mereka jika tidak mengabulkan permintaan pelaku.

Korban yang perempuan kemudian diajak pergi oleh Fahni sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Korban diancam dengan menggunakan senjata api rakitan dan harus menyerahkan uang Rp 5 juta. Jika tidak, korban harus melayani Fahni melampiaskan nafsu birahinya.

Kala itu kedua korban hanya memiliki uang Rp 25 ribu. Pelaku enggan menerima uang tersebut sehingga korban yang laki-laki harus mencari pinjaman.

“Korban kemudian memberikan uang Rp 200 ribu. Namun saat hendak pergi motor tersangka terpeleset, kemudian pacar korban dan temannya memukuli dan melaporkan ke Polsek Ujung Pangkah,” tambahnya.

Setelah Al tertangkap, Fahni menyerahkan diri pada Sabtu (2/3). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua pelaku. Yakni sepucuk senjata api rakitan, dua butir proyektil hampa aktif dan satu butir proyektil sudah ditembakkan. Kemudian sepeda motor Satria, uang tunai Rp 200 ribu serta celana dalam dengan bercak darah dan handphone.

Atas kejahatan yang mereka lakukan, kedua pelaku terancam pasal berlapis. Yakni Pasal 368 tentang Pemerasan dengan ancaman pidana 9 tahun. Kemudian Pasal 82 jo 82 Tentang Pencabulan dengan pidana penjara 15 tahun dan UU RI no. 12 th 1951 tentang kepemilikan senjata api.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.