Berita Polres

Polres Tulungagung Bongkar Prostitusi Bermodus Pemandu Karaoke

tulungagungprostitusiPraktik dugaan prostitusi yang dilakukan seorang muncikari dibongkar Satreskrim Polres Tulungagung. Pelaku menjual penjaja seks mulai Rp 2 juta sekali booking.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, mengatakan muncikari yang berhasil diamankan adalah Eko Tri Cahyono alias Mami Eko, warga Siderejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung. Dari kasus ini polisi mengamankan barang bukti uang transaksi Rp 2 juta, empat unit telepon genggam, pakaian penjaja seks dan berapa barang bukti lainnya.

“Muncikari ini memiliki jaringan sekitar 10 perempuan yang bisa diorder, rata-rata usianya di atas 20 tahun,” kata AKBP Tofik Sukendar, Kamis (31/1/2019).

Menurutnya tarif wanita yang masuk jaringannya rata-rata di atas Rp 2 juta untuk sekali transaksi. Dalam bisnis esek-esek tersebut muncikari mendapatkan keuntungan antara Rp 300 ribu – Rp 400 ribu sekali transaksi.

Dalam kasus ini tersangka mendapat order dari seorang lelaki, RD (38) untuk mencarikan teman wanita untuk menemani menyanyi sekaligus transaksi seksual. Dari situlah akhirnya tersangka menyanggupi dan menyediakan seorang wanita berinisial FS (24) dengan tarif Rp 2 juta.

“Kemudian mereka melakukan karaoke bersama, setelah itu mereka pergi ke salah satu hotel untuk melakukan transaksi seksual. Saat itulah anggota kami melakukan penggerebekan,” ujar Kapolres.

Akibat perbuatannya, muncikari tersebut diamankan di Polres Tulungagung dan dijerat pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun empat bulan penjara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.