Berita Ditreskrimum

Dugaan Kasus Penipuan Ratusan Juta, Ahmad Dhani Batal Diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim

Musisi Ahmad Dhani batal memenuhi panggilan Polda Jatim, Senin (15/10/2018) sekitar pukul 09.00 WIB, seharusnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan ratusan juta rupiah.

Namun, kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim dengan alas an tertentu. Untuk itu, Rabu pekan depan (24/10/2018) sebagai penggantinya untuk pemeriksaan terhadap Ahmad Dhani.

“Hari ini tidak jadi, minta ditunda, suratnya akan dikirim menyusul,” lanjutnya. Dan rencananya, sekali lagi, Dhani akan menjalani pemeriksaan lagi pada Rabu (24/10/2018) pekan depan.

Penundaan itu dilakukan pihakAhmad Dhani. Sayangnya, tidak dijelaskan secara detail apa yang melatarbelakangi batalnya Dhani tiba di Mapolda Jatim.

Dalam pemberitaan sebelumnya, seorang warga Sidoarjo, bernama Zaini Ilyas melaporkan musisi Ahmad Dhani ke Polda Jatim atas dugaan penipuan dan penggelapan. Saat itu, Zaini melaporkan Dhani pada Rabu (26/9/2018) lalu.

Kemudian, Arif Fathoni, selaku kuasa hukum Zaini Ilyas membeberkan, kasus itu berawal dari masalah utang piutang. Saat itu, Arif mengatakan Ahmad Dhani memiliki tanggungan utang Rp 200 juta kepada kliennya.

Menurut Arif, saat itu Ahmad Dhani meminjam uang kepada kliennya pada Mei 2016 sebesar Rp 400 juta untuk membangun proyek Villa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.