Berita Ditreskrimum

Pengasuh Ponpes Dianiaya, Kabid Humas Polda Jatim: Jangan Kaitkan yang Lalu

Untitled-1Terkait peristiwa penyerangan Tajudin, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah, polisi mengaku tengah melakukan pemeriksaan. Polisi berjanji akan mengusut tuntas.

“Kami akan usut tuntas sebab ini jadi perhatian Kapolda dan pimpinan Polri,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera

Sementara pelaku, Muhammad Rudiyanto, memang ditengarai memiliki gangguan kejiwaan. Melihat hal ini, polisi telah menurunkan dua tim khusus untuk melihat benar tidaknya tuduhan tersebut.

“Kami periksa semua kejiwaannya dengan melibatkan dua tenaga ahli dari RS Bhayangkara dan Universitas Airlangga,” tambah Kombes Barung.

Kendati demikian, Polisi akan tegas menghukum pelaku jika ditemui unsur kesengajaan atau seandainya pelaku dinyatakan tidak mengidap gangguan jiwa. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengaitkan kejadian ini dengan beberapa peristiwa penyerangan kiai yang pernah terjadi sebelumnya.

“Ini murni kriminal jangan dikaitkan dengan yang lain dulu,” ujar Kombes Barung.

Kombes Barung berharap, ikut andilnya Polda Jatim dalam menangani kasus ini bisa mempercepat penyelidikan. “Kami harapkan tuntas sebabnya dalam waktu dekat,” harapnya.

Peristiwa yang terjadi di Balongbendo ini diawali saat Tajuddin sedang memimpin salat Maghrib di Masjid Baitul Ridwan, Penambangan, Balongbendo. Saat rakaat pertama, pelaku langsung menerobos saf sholat dan langsung memukul kiai dengan kapak tumpul di bagian kepala belakang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.